Cara Mengecek Tekanan Jantung Yang Benar

Sehatlab - Cara ini adalah cara praktis yang dapat anda lakukan untuk mengecek tekanan jantung Anda tanpa menggunakan peralatan khusus. Jadi gak perlu repot ke Dokter buat ngecek tekanan jantung Anda. Tekanan jantung juga mencerminkan kondisi tubuh seseorang. Simak lebih lanjut tips cara mengecek tekanan jantung yang benar dan baik ini, agar anda bisa mengontrol kesehatan tubuh Anda agar tetap sehat dan fit.


Cara mengecek tekanan jantung yang benar


Cara Mengecek Tekanan Jantung Yang Benar

1. Gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk mengecek nadi
  • Jangan gunakan ibu jari (jempol), getaran nadi cukup kuat untuk bisa menggetarkan indra perasa kita. 
  • Temukan nadi radial Anda. Nadi ini berada di pergelangan tangan anda. Tempatkan bantalan jari anda tepat di bawah lipatan pergelangan tangan di sisi ibu jari.  Tekan ringan sampai Anda merasakan denyutan darah di bawah kulit Anda. Jika perlu gerakan jemari Anda sampai terasa denyutan nadinya. (Ini ada, tapi tidak mudah untuk ditemukan)
  • Temukan nadi katoris Anda. Untuk merasakan nadi ini tempatkan jari telunjuk dan tengah Anda di leher tepat di bawah garis rahang, tekan ringan sampai Anda merasakan denyutan nadinya. (Ini lebih mudah daripada menemukan nadi di pergelangan tangan)
2. Periksa dan rekam detak jantung
  • Gunakanlah jam (tangan/dinding) baik yang digital ataupun yang analog untuk menghitung jumlah denyut nadi Anda selama satu menit (60 detik). Ini adalah metode yang paling akurat.
  • Jika Anda sedang terburu-buru, Anda bisa menghitungnya selama 15 detik lalu kalikan dengan 4 (15x4 = 60 detik) atau menghitung denyut nadi selama 30 detik dan kalikan dengan dua (30 x 2 = 60 detik). Cara ini akan bekerja tetapi tidak cukup akurat dibanding menghitung denyut nadi selama satu menit penuh.
3. Tetapkan detak jantung normal
  • Tekananan jantung normal untuk orang dewasa sekitar 60-100 denyut permenit. Untuk denyut jantung normal anak usia di bawah 18 adalah 70-120 denyut per menit. (Ini berlaku untuk orang yang sedang beristirahat. Aktivitas fisik akan meningkatkan denyut nadi)
4. Cek kekuatan tekanan nadi, apakah kuat atau lemah
  • Kekuatan nadi Anda tidak dapat dihitung secara tepat, tetapi profesional yang berpengalaman akan mencirikan nadi itu "lemah", "samar", "kuat", atau "cepat". Ini merupakan indikasi dari kesehatan sistem jantung dan pembuluh darah.
5. Cek ritme nadi Anda
  • Temukan irama nadi Anda, kapan berhenti dan berdetak kembali. Jika tekanan jantung anda stabil berarti itu normal. Apabila anda merasa ada kejanggalan dengan detak nadi Anda, itu bisa disebut tidak normal. Ini tidak terlalu menjadi masalah, namun apabila Anda merasa sering merasakan kejanggalan ini, segeralah periksakan diri anda ke Dokter, atau Anda juga bisa mengikuti tipsnya dibawah ini.
Sumber : Wikihow